PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN TOKO ROTI DI DESA SEDONG KIDUL
Kata Kunci:
covid-19, pemasaran digital, usaha rumahanAbstrak
Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 berdampak pada seluruh sektor,
terutama sektor ekonomi. Beberapa kondisi pada masyarakat terdampak adalah kehilangan
pekerjaan sehingga pendapat masyarakat berkurang dan ini berdampak pula pada menurunnya
daya beli masyarakat. Desa Sedong Kidul Kabupaten Cirebon termasuk wilayah dengan dampak
perekonomian yang cukup signifikan. Kebijakan social distancing yang ditetapkan pemerintah
semasa pandemic berakibat penghasilan masyarakat desa Sedong Kidul yang sebagian besar
beraktifitas usaha rumahan menurun drastis, salah satunya adalah usaha roti rumahan Bonita.
Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), micro lockdown, dan pemberlakuan
pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuat masyarakat mengurangi aktifitas di luar
rumah dan aktifitas ekonomi menurun drastis. Program pelatihan pemanfaatan digital marketing
dalam kegiatan pengabdian diharapkan mampu membantu masyarakat memperbaiki kondisi
perekonomian pasca pandemic. Pelatihan dan pendampingan dilakukan dengan mengembangkan
inovasi pembuatan roti yang bervariasi, pengemasan yang baik, serta penjualan yang efektif
dengan memanfaatkan digital marketing pada E- commerce maupun media sosial sebagai sarana
strategi penjualan.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2024 Endang Sri Budi Herawati, Febery Oktariansyah, Musyafiah Musyafiah, Niswatun Nadzifah, Mohammad Alfarizi
Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.